Oktober 2019 - Badrus Sulaiman | Pendidikan, Teknologi Komputer dan Informatika

Sabtu, 26 Oktober 2019

Cara Checksum di Windows untuk Mengetahui Integritas File

Sebelum mengeksekusi sebuah file sebaiknya kita perlu memeriksa checksum-nya. Agar kita tau apakah file yang kita eksekusi integritasnya benar-benar terjaga.

Checksum di Windows


Bisa jadi file yang akan kita eksekusi ini corrupt atau ada data yang kurang di dalamnya karena lamanya proses transfer saat download atau karena proses copy-paste yang kurang sempurna. Bisa juga data malah bertambah karena disisipi program jahat.


Prasyarat


Untuk percobaan ini saya menggunakan Windows 10 Profesional. Jika Anda menggunakan Windows versi lain seperti Windows 7 juga masih bisa. Jika ada ketidakcocokan atau kendala sampaikan di komentar.

Siapkan file yang akan diperiksa checksumnya dan file hash yang sebagai acuan. Disini saya menggunakan hasil download Debian 9.6 sebagai contoh. Hash yang saya jadikan acuan terdapat pada file SHA256SUMS.

Debian 9.6 DVD files

Isi dari file SHA256SUMS adalah seperti pada gambar di bawah ini.



Menggunakan PowerShell


Silahkan buka File Explorer lalu buka PowerShell pada direktori yang terdapat file yang akan kita cek integritasnya. Caranya di File Explorer buka menu File > Open Windows Power Shell > Open Windows Power Shell.

Open Windows PowerShell

Perintah PowerShell seperti berikut.
Get-FileHash .\debian-9.6.0-amd64-DVD-1.iso -Algorithm SHA256


Maka hasilnya seperti pada gambar di bawah ini.

Get-FileHash PowerShell Windows 10


Jika Anda tidak berada di lokasi yang sama dengan file yang akan diperiksa, tambahkan parameter -Path dan tulis path-nya secara lengkap.
Get-FileHash -Path 'D:\BADRUS SULAIMAN\Download\debian 9.6\debian-9.6.0-amd64-DVD-1.iso' -Algorithm SHA256


Maka hasilnya seperti gambar di bawah ini.

Get-FileHash PowerShell Windows 10


Silahkan copy hasil Hash yang muncul dan bandingkan dengan hash yang dijadikan acuan. Dalam hal ini yang saya jadikan acuan adalah Hash yang berada di dalam file SHA256SUMS tadi. Jika hasilnya berbeda, maka file tersebut tidak sama atau sudah tidak asli lagi, bisa jadi corrupt atau bertambah.

Jika Anda menginginkan petunjuk pengoperasian yang lebih lengkap mengenai penggunaan perintah Get-FileHash, silahkan menuju ke halaman ini : link


Menggunakan Command Prompt


Kalau tidak ada PowerShell, bisa juga menggunakan command prompt. Perintah yang digunakan :
certUtil -hashfile pathToFileToCheck [HashAlgorithm]


Jika Anda sudah berada di direktori file yang akan dicek, maka perintahnya :
certutil -hashfile debian-9.6.0-amd64-DVD-1.iso SHA256


Namun hasil hashnya akan ada spasinya. Kalau ingin tanpa spasi pake PowerShell aja. Perintahnya :
(Certutil -hashfile debian-9.6.0-amd64-DVD-1.iso SHA256)[1] -replace " ",""


Menggunakan Software Lain


Jika Anda kurang suka dengan cara di atas, sebenarnya ada beberapa software yang dapat Anda gunakan seperti HashGenerator, HashTab, dan HashMyFiles. Silahkan langsung saja download dan install. Khusus untuk HashTab nanti akan muncul tab tambahan ketika Anda properties file yang ingin di cek.


Kesimpulan

Sebenarnya Windows sudah memberikan fasilitas bawaan untuk memeriksa checksum ini. Namun jika Anda menginginkan yang ada GUI-nya silahkan install software yang saya jelaskan di atas.

Silahkan bertanya di kolom komentar jika masih bingung ya...
jika bermanfaat, silahkan share it...

text share it

Kamis, 24 Oktober 2019

Instalasi Debian 9.6 (Non GUI) - Administrasi Sistem Jaringan

Kegiatan kali ini adalah instalasi server. Saya menggunakan Debian 9.6 sebagai sistem operasinya. Kenapa memilih Debian 9.6 ? Karena sambil belajar untuk persiapan LKS SMK 2019 di Wilker III. Dari kisi-kisi yang beredar, yang digunakan untuk server adalah Debian 9.6.


Prasyarat


Sebelumnya siapkan dulu file ISO Debian 9.6. Jika Anda belum download silahkan :


Kalau saya lebih suka pake torrent untuk downloadnya, karena integritas file bisa lebih terjaga menurut saya. Setelah selesai download lakukan checksum untuk mengetahui integritas file.


Opsional


Anda bisa mematikan network sebelum proses installasi agar proses instalasi lebih cepat. Kalau ingin ada proses update saat instalasi silahkan disambungkan ke internet. Tapi di kegiatan kali ini saya tidak menyambungkannya ke internet. 


Langkah-langkah


awal instalasi debian 9.6

Pada bagian pertama akan ditampilkan pilihan seperti gambar di atas. Yang saya pilih adalah Install saja. Menurut saya sih lebih cepat karena tidak perlu memuat gambar-gambar terlalu banyak. Jika menginginkan instalasi dengan tampilan grafis, bisa Anda pilih Graphical install.


pilihan bahasa instalasi debian 9.6

Pilih bahasa untuk proses instalasi. Saya pilih English untuk Bahasa Inggris.


pilih lokasi instalasi debian 9.6

Pilih lokasi, saya pilih sesuai dengan lokasi saya yaitu other > Asia > Indonesia


pilih lokasi instalasi debian 9.6


Pilih kode locale, pilih aja United States. Ini untuk memilih aturan lokal seperti bahasa, penanggalan, karakter, dan sebagainya.


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


configure network instalasi debian 9.6

Seperti yang saya katakan tadi, agar lebih cepat, network saya matikan. Jadi akan ada peringatan seperti gambar di atas. Silahkan Continue saja.


configure network instalasi debian 9.6

Jika muncul peringatan seperti gambar di atas, pilih Do not configure the network at this time. Karena memang network dimatikan.


pilihan keyboard instalasi debian 9.6

Tidak perlu diubah, kita menggunakan keyboard QWERTY standart. Jadi tetap saja pilih American English.


hostname instalasi debian 9.6

Untuk hostname saya biarkan debian saja. Kalau ingin Anda ubah silahkan. Ini hanya label pengenal saja untuk perangkat kita ketika terhubung ke jaringan. Setelah itu pilih Continue.


password root instalasi debian 9.6

Masukkan password untuk user root. Saya isikan yang mudah saja : root
Lanjutkan dengan memilih Continue.


ulangi password root instalasi debian 9.6

Ulangi passwordnya, lalu Continue.


set up users and passwords instalasi debian 9.6

Masukkan username baru untuk user biasa. Saya isikan user. Untuk Anda silahkan isi, sesuka Anda.


set up users and passwords instalasi debian 9.6

Masukkan password untuk user biasa yang telah ditambahkan. Saya sih tetep isikan root biar mudah.


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


pilih zona waktu instalasi debian 9.6

Pilih waktu Anda, karena saya WIB jadi pilih yang Western (Sumatra, Jakarta, Java, West and Central Kalimantan).


partisi instalasi debian 9.6

Jika Anda bingung silahkan pilih yang paling atas saja. Ini pilihan untuk partisi di proses instalasi debian 9.6 ini.

Guided - use entire disk ini menggunakan seluruh disk.

Guided - use entire disk and set up LVM ini menggunakan seluruh disk yang ada dan mengatur LVM (Logical Volume Management). LVM digunakan ketika Anda memiliki beberapa disk yang ingin digabungkan secara logical menjadi satu buah partisi dengan kapasitas tunggal.

Guided - use entire disk and set up encrypted LVM sama seperti yang kedua hanya saja nanti akan ada tambahan enkripsi untuk partisinya, jadi harus masukkan password gitu. Kalau Anda menginginkan keamanan yang lebih silahkan pake yang ini. Tapi ribet.

Manual ini untuk Anda yang sudah berpengalaman dan paham tentang penggunaan direktori-direktori di Linux. Jika Anda memilih manual, Anda akan menentukan sendiri ukuran-ukurannya untuk masing-masing partisi dan digunakan sebagai apa? Apakah untuk / (root), /tmp, /opt, /home dan sebagainya.


partisi instalasi debian 9.6

Jika ada beberapa disk di komputer Anda, silahkan pilih disk mana yang akan digunakan. Karena saya hanya menggunakan satu virtual HDD maka hanya satu yang muncul.

Sesuai dengan pilihan sebelumnya saya menggunakan use entire disk yang berarti menggunakan seluruh disk yang dipilih. Setelah dipilih, lanjut tekan Enter.


partisi instalasi debian 9.6

All files in one partition - sebaiknya ini saja jika Anda pengguna baru. Saya pun juga memilih ini karena saya tidak membutuhkan direktori /home, /var, /tmp dibuat partisi terpisah. Cukup jadi satu partisi saja.

Separate /home partition - pilihlah ini jika Anda menginginkan direktori /home dibuatkan partisi sendiri. /home kalau di windows seperti direktori /user yang di dalamnya ada file documents, download, music, pictures, videos, dan sebagainya. Kalau Anda install ulang, file yang berada di /home tetap aman.

Separate /home, /var, and /tmp partitions - tidak hanya /home saja, /var dan /tmp akan dibuatkan partisi sendiri.


partisi instalasi debian 9.6

Tabel partisi ditampilkan, silahkan tekan Finish partitioning and write changes to disk jika sudah yakin benar.

Karena tadi saya use entire disk, maka disitu yang muncul hanya ada dua partisi, yaitu untuk / (root) dan swap. Direktori /home, /var dan /tmp berada di dalam / (root). Kalau untuk swap, itu akan selalu ada, swap digunakan sebagai virtual memory, ya bisa dibilang untuk cadangan RAM.


partisi instalasi debian 9.6

Konfirmasi sekali lagi, jika sudah yakin benar pilih Yes.


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


package manager instalasi debian 9.6

Jika Anda sudah menyiapkan DVD 2 dan 3 bisa dimasukkan lalu tekan Yes.

Jika Anda menggunakan file ISO cukup ganti dengan file ISO DVD 2 lalu tekan Yes, ulangi lagi untuk DVD 3.

Jika menggunakan DVD fisik, masukkan ke DVD-ROM lalu tekan Yes, ulangi lagi untuk DVD 3.

Kalau saya memilih No saja biar cepat proses instalasinya, nanti bisa ditambahkan belakangan kok kalau sudah selesai.



Ini juga pilihan untuk package manager. Kalau sebelumnya tadi cek di DVD, kalau ini cek di repository online. Saya pilih No saja biar cepat proses instalasinya. Karena kita atur belakangan juga masih bisa.


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


popularity contest instalasi debian 9.6

Ikut survey? Bebas Anda mau pilih yang mana.

Kalau Anda pilih Yes, nanti sistem akan mengirimkan statistik package yang sering Anda gunakan secara anonim.

Kalau No, tidak mengirimkan apa-apa. Ini hanya untuk mengetahui popularitas dari package-package yang ada.

Saya pilih No aja, hehe


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


pilihan software instalasi debian 9.6

Tujuh baris pertama itu untuk menginstall GUI. Tekan spasi untuk memberikan tanda untuk di install. Kalau Anda menginginkan GUI pilih saja salah satu. Tapi karena saya menginginkan Non GUI, tidak ada yang saya pilih.

Web server, print server dan SSH server jika ingin terinstall langsung silhakan dipilih.

Karena saya ingin belajar untuk menginstall satu per satu, maka cukup standard system utilities saja yang saya pilih.


grub boot loader instalasi debian 9.6

GRUB boot loader digunakan nanti saat komputer dinyalakan akan muncul pilihan masuk ke sistem.

Jika Anda dual-boot ini penting untuk di install. Tapi ini juga saya pilih untuk install juga. Maka saya pilih Yes.


proses instalasi debian 9.6

Tunggu prosesnya...


grub boot loader instalasi debian 9.6

Anda diminta untuk memilih disk yang akan di-install GRUB boot loader. Karena hanya ada satu disk ya itu saja yang saya pilih.


instalasi debian 9.6 selesai

Proses instalasi selesai, tekan Continue untuk melanjutkan.


login debian 9.6

Proses instalasi sudah selesai, silahkan masuk ke sistem menggunakan user yang sudah dibuat tadi. Sebagai contoh tadi saya menggunakan :

Super user : root
Password : root

User : user
Password : root


Setelah Instalasi


Karena tadi DVD 2 dan 3 belum kita masukkan. Sebelumnya silahkan login sebagai root. Setelah itu ketikkan perintah ini.
# apt-cdrom add

Selanjutnya masukkan DVD 2 dan tekan Enter.

Jika menggunakan virtual silahkan masuk ke menu Devices > Optical Drives lalu pilih file ISO nya. Jika menggunakan DVD fisik masukkan saja DVD nya ke DVD-ROM.

Ulangi untuk DVD yang ke-3. Setelah itu kita update menggunakan perintah ini.
# apt-get update

Anda juga bisa memeriksa di sources.list untuk memastikan seluruh DVD sudah masuk. Buka sources.list dengan nano.
# nano /etc/apt/sources.list

Jika hasilnya seperti di bawah ini, maka sudah benar.

/etc/apt/sources.list debian 9.6


Kesimpulan


Proses instalasi sebenarnya hal yang mudah. Kita hanya perlu telaten dan teliti agar tidak terjadi kesalahan. Agar proses instalasi bisa lebih cepat, jangan hubungkan ke internet, karena jika terhubung akan terjadi proses update. Jika Anda menginginkan hal tersebut juga tidak apa-apa. Kalau saya lebih suka proses update nanti saja saat sudah selesai masuk sistem. 

Terakhir pada proses partisi harus berhati-hati terutama jika disk yang Anda gunakan berisi file-file yang penting. Jika tidak yakin Anda dapat memeriksa terlebih dahulu disk yang Anda gunakan dan amankan jika ada file yang penting.

Mari kita diskusikan kalau ada yang kurang jelas silahkan komentar di bawah. Jangan lupa share-it!

text share it

Jumat, 18 Oktober 2019

Cara mereset password Edmodo siswa dengan PC (2019)

Terkadang siswa kita lupa dengan password akunnya, apalagi mereka yang tidak begitu memperhatikan atau mungkin tidak mencatat detail informasi yang diisikannya saat proses pembuatan akun.

Lupa adalah hal yang wajar, sehingga Edmodo memberikan fasilitas untuk mereset password siswa secara langsung.


lupa password edmodo
Photo created by freepik - www.freepik.com

Jika Anda adalah siswa dan lupa password Edmodo apa yang perlu Anda lakukan?

Silahkan minta kepada guru yang mengajar menggunakan Edmodo untuk mengubah passwordnya. Gurunya tau password kita dong?

Kalau enggak mau ketahuan, setelah login dengan password baru segera ganti passwordnya dan kalau perlu dicatat di tempat yang aman. Jangan sapai lupa lagi!

Ada cara lain sebenarnya tanpa melibatkan guru, yaitu saat pendaftaran Anda harus mengisikan email, dan ketika login tekan "lupa password".

Setelah itu link untuk merubah password akan dikirimkan ke email Anda. Silahkan dicek! Jangan smapai password email Anda juga lupa. Ckckckck...

Jika Anda adalah guru dan ada siswa yang lupa password Edmodo, maka ikuti langkah-langkah berikut ini.

Persyaratan

Anda harus login sebagai guru yang mengajar di kelas siswa yang bersangkutan.

Cara Mengubah Password Siswa di Edmodo Menggunakan PC

  1. Masuk ke kelas siswa yang akan direset passwordnya.
  2. Klik menu Member di panel sebelah kiri.
  3. Klik titik tiga pada akun yang akan direset passwordnya.
  4. Klik Change Password.
  5. Masukkan Password baru.
  6. Klik Change Password.
  7. guru mengubah password edmodo
  8. Selesai.

Kesimpulan

Jika lupa password Edmodo yang perlu dilakukan adalah minta kepada guru yang mengajar menggunakan Edmodo untuk mengubah password. Itu adalah opsi yang paling mudah. 

Itulah cara mereset atau mengubah password Edmodo siswa dengan PC.
Silahkan komentarnya dan share it di Facebook, Twitter, Pin It, Whatsapp atau yang lainnya!
text share it

Senin, 14 Oktober 2019

Install Chromium di Lubuntu, Ubuntu atau turunannya

Chromium adalah project open source dari Google Chrome. Hampir sama aja kok dengan Google Chrome, hanya saja di Chromium benar-benar open source, tidak ada propietarynya.

chromium on lubuntu


Chromium menjanjikan kecepatan, kestabilan dan terutama keamanan yang lebih. Bisa kalian pelajari lebih lanjut tentang Chromium di websitenya : https://www.chromium.org/

flying browser chromium


Pada contoh ini saya install chromium di Lubuntu 18.04.3. Perintah yang digunakan sama saja kok untuk turunan dari Ubuntu.

  1. Buka terminal dengan menggunakan shortcut Ctrl Alt + T atau melalui menu
  2. Lakukan update apt
  3. $ sudo apt update
  4. Install chromium-browser via apt, kita tidak perlu menambahkan repository karena secara default di repository apt Ubuntu dan turunannya sudah ada
  5. $ sudo apt install chromium-browser -y
  6. Selesai, buka chromium melalui terminal atau melalui menu
  7. $ chromium-browser
Nah itulah cara install chromium di Ubuntu atau turunannya. Mudah kan?

Masih bingung? sampaikan di kolom komentar dan
jangan lupa...

text share it